Ringkasan
Latar belakang: Dalam masyarakat yang sadar penampilan dewasa ini, rambut semakin memegang peranan penting dalam bagaimana kita menunjukkan diri kita ke dunia luar. Rambut memegang peranan signifikan dalam mensinyalir status sosial dan seksual, dengan perlindungan atau penjagaan dari panas yang sekarang juga menjadi penting. Dengan demikian, tidak mengherankan bahwa walaupun masalah rambut dan kulit kepala tidak umumnya terkait dengan gangguan fisiologis, imbas psikologis sering sangat tinggi dan secara signifikan mempengaruhi kualitas hidup pasien.
Tujuan: Tujuan paper ini adalah untuk mereview penyebab kelainan-kelainan dan kerusakan rambut dan mencoba memaparkan peranan produk-produk kosmetik dalam mengatasi masalah-masalah rambut.
Kesimpulan: Meskipun beberapa abnormalitas rambut dan gangguan kulit kepala yang termasuk kondisi bawaan benar-benar ada, namun pada kebanyakan kasus penyebab kerusakan serat rambut dan percabangannya adalah proses kimia atau fisik yang ditimbulkan sendiri, dan kerusakan kepaduan serat rambut itu sendiri. Pada banyak kasus, pemilihan produk kosmetik rambut yang tepat (seperti kondisioner dan styling acid) dan teknik-teknik kosmetik bisa memperbaiki perasaan seseorang tentang rambutnya, penampilan, perilaku dan perlindungan terhadap kerusakan. Penggunaan produk yang tepat seperti shampo dan perawatan pengkondisian tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga memberikan perlindungan jangka-panjang dari kerusakan lebih lanjut. Disamping itu, produk styling dan pewarna rambut bisa memberikan manfaat visual secara langsung, khususnya dalam membantu meningkatkan kepercayaan diri pasien dan kualitas hidupnya secara keseluruhan.
Pendahuluan
Walaupun rambut tidak memiliki fungsi biologis vital, namun rambut dalam beberapa penelitian telah ditunjukkan memegang peranan signifikan dalam hal kepercayaan diri, dan memiliki peranan psikologis baik untuk pria maupun wanita. Berbeda dengan kebanyakan ciri fisik kita, penampilan rambut relatif mudah dirubah dan dimanipulasi tanpa harus melalui prosedur bedah. Karena alasan inilah banyak produk dan teknik yang telah dikembangkan sejak dari dulu, untuk merubah dan memperbaiki penampilan, warna, tekstur, dan gaya rambut.
Secara umum, masalah rambut yang paling umum ditemui terkait dengan kerontokan rambut akut atau penipisan rambut secara perlahan. Disamping itu, ada beberapa orang yang bisa mengalami kelainan-kelainan helai rambut; secara umum ini sebagian besar disebabkan oleh aktivitas di luar ruangan yang berlebihan, dan jarang disebabkan oleh abnormalitas bawaan. Meskipun tidak terkait dengan gangguan biologis sistemik manapun, peranan penting rambut dalam menentukan citra diri dan fungsi psikologisnya bisa menghasilkan imbas signifikan terhadap kepercayaan diri pasien dan kualitas hidup, yang biasanya lebih signifikan pada pasien perempuan.
Produk-produk kosmetik perawatan rambut sering menjadi bagian penting dari strategi perawatan holistik, dan bisa dengan cepat menghasilkan perubahan penampilan (seperti rambut berkilau), perasaan (seperti rasa halus di kepala), dan perilaku rambut (seperti bercabang).
Kondisi-kondisi yang terkait dengan kerontokan/penipisan rambut
Secara umum, kedua masalah ini merupakan tipe kondisi paling umum yang ditemukan oleh para dokter, yang bisa disebabkan oleh berbagai kondisi. Tahapan pertama dalam menentukan strategi perawatan yang tepat adalah dengan menentukan penyebab pasti kondisi tersebut, berdasarkan pemeriksaan mendalam terhadap riwayat pasien, bersama dengan pemeriksaan visual, pengambilan sampel, dan penyelidikan laboratorium yang mungkin.
Untuk membantu dokter, beberapa teknik telah dikembangkan untuk membedakan antara kondisi-kondisi penyebab yang potensial. Sebagai contoh, uji tarik-rambut sederhana, bersama dengan pemeriksaan serat-serat yang tercabut, sering bisa membedakan antara diagnosa-diagnosa yang mungkin berdasarkan sifat anagen atau telogen dari serat-serat tersebut. Trikogram standar bisa digunakan untuk menentukan tipe-tipe kerontokan rambut kronis, seperti telogen effluvium atau alopesia androgenetik. Teknik-teknik yang lebih baru seperti videodermoskopi menjadi semakin populer bagi para dermatologist dan bisa digunakan untuk membedakan berbagai tipe alopecia cicatricial primer. Terakhir, teknik-teknik yang lebih invasif bisa digunakan, seperti biopsi atau uji darah, biasanya sebagai upaya terakhir dalam menunjukkan kondisi yang bersangkutan.
Setelah mengidentifikasi dan menentukan pengobatan untuk kondisi rambut yang bersangkutan, dokter juga harus mempertimbangkan potensi penggunaan produk-produk kosmetik sebagai bagian dari rencana pengobatan holistik. Ini bisa digunakan untuk memperbaiki penampilan dan perilaku rambut, disamping juga melindungi rambut untuk membantu mengurangi kerusakan serat rambut lebih lanjut.
Kondisi-kondisi yang terkait dengan kelainan-kelainan serat rambut
Disamping kerontokan dan penipisan rambut, pasien bisa mengalami abnormalitas serat rambut itu sendiri. Akan tetapi, jarang kondisi yang bersangkutan merupakan abnormalitas bawaan pada rambut, yang bisa disertai atau tidak disertai dengan kerapuhan serat rambut yang meningkat. Kondisi-kondisi dengan tipe seperti ini paling mudah didiagnosa dengan memeriksa serat rambut itu sendiri, melalui metode mikroskop dan analisis kimiawi, bersama dengan pemahaman menyeluruh terhadap riwayat pengobatan pasien. Abnormalitas serat rambut yang paling umum mencakup monilethrix dan pili torti.
Pada kebanyakan kasus, kerusakan serat rambut, dan setiap percabangan rambut terkait, merupakan akibat langsung dari keterpaparan serat rambut yang berlebihan terhadap cuaca di luar ruangan. Sebetulnya, semua individu, terlepas dari tipe rambut dan metode perawatan rambut yang digunakan, akan mengalami kerusakan akibat keterpaparan terhadap cuaca luar, karena “kesempurnaan” rambut hanya terjadi ketika rambut baru keluar dari epidermis kulit kepala. Pada saat terpapar terhadap cuaca luar, terjadi kerusakan progresif pada tangkai rambut mulai dari akar sampai ke ujungnya, yang mengarah pada pengurangan perlindungan kutikular dan pengurangan kemampuan korteks untuk mempertahankan kandungan kelembabannya dan kepaduan strukturalnya. Akan tetapi, tingkat kerusakan akibat keterpaparan lingkungan sangat berbeda diantara individu, seringkali disebabkan karena metode perawatan rambut yang buruk atau tidak sesuai.
Efek progresif dari proses kerusakan rambut akibat keterpaparan terhadap lingkungan bisa diamati dengan mudah menggunakan mikroskop cahaya atau mikroskop elektron scanning, dengan perubahan-perubahan mikroskopis pada serat rambut yang menghasilkan efek-makro signifikan pada kenampakan, perasaan, dan perilaku rambut secara keseluruhan. Lebih khusus perubahan-perubahan mendasar yang disadari oleh individu adalah hilangnya kilau rambut, berkurangnya kehalusan yang terasa saat disisir, dan pada akhirnya kerusakan rambut dan adanya persepsi penipisan rambut.
Serat rambut sendiri memiliki struktur yang kompleks, yang terdiri dari korteks yang dikelilingi oleh lapisan protektif berupa sel-sel kutikel. Pada saat keluar dari epidermis kulit kepala, sel-sel kutikel ini masih utuh, sedikit overlap, dan membentuk sudut 4o dengan aksis panjang dari serat rambut (Gbr. 1a). Pada kondisinya yang “sempurna” ini, korteks rambut akan dilindungi kemungkinan oleh sebanyak 10 sel kutikel yang melapisi korteks pada setiap titik. Penampakan halus sebuah kutikel normal memungkinkan cahaya memantul dari permukaan serat rambut dan membatasi gesekan antara helai-helai rambut. Dengan demikian, kutikel rambut bertanggung jawab untuk kilauan, tekstur, dan pengaturan rambut yang lebat.
Akan tetapi, keterpaparan rambut terhadap aksesoris umum dan kelembaban akibat perawatan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah dan kondisi laporan-lapisan kutikel protektif, dengan banyak yang menunjukkan modifikasi chipping fragmen-fragmen kecil dari ujung-ujung kutikel (Gbr. 1b). Kerusakan pada sel-sel kutikel ini akan menghasilkan pengurangan kilau rambut, peningkatan gaya gesek antar-helai, dan mengganggu fungsi protektifnya.
Selama regresi lebih lanjut, serat rambut bisa mengalami tanda-tanda kerusakan lebih parah, dengan sel-sel kutikel protektif yang menjadi rusak, terangkat dari permukaan, dan pada beberapa kasus hilang total. Ini menghasilkan keterpaparan struktur kortikal, yang bisa mengarah pada perubahan kandungan kelembaban rambut dan sifat-sifat tensile, disamping lebih menghilangkan kilau dan keteraturan (Gbr. 1c).
Tahapan akhir dalam proses kerusakan rambut akibat pengaruh lingkungan adalah penguraian kepaduan serat rambut secara sempurna, yang mengarah pada percabangan prematur, yang bisa terjadi di bagian mana saja pada helai rambut (Gbr. 1d). Percabangan bisa mengarah pada persepsi penipisan rambut, yang sering disalahartikan pasien sebagai kondisi medis bersangkutan.
Seperti disebutkan sebelumnya, tingkat keparahan proses kerusakan akibat lingkungan berbeda-beda dari individu ke individu; akan tetapi, ada tiga faktor utama yang bisa mengarah pada kerusakan yang meningkat akibat keterpaparan lingkungan:
1.Gesekan mekanis: gaya gesek yang meningkat pada permukaan serat rambut bisa mengarah pada kerusakan yang meningkat. Ini selanjutnya membuat rambut semakin sulit diatur sehingga rentan terhadap kerusakan mekanis lebih lanjut.
2.Keterpaparan Termal Berlebihan: Keterpaparan rambut terhadap panas yang berlebih bisa memiliki imbas signifikan terhadap struktur serat rambut. Salah satu pengamatan umum diantara individu yang sering menggunakan alat-alat panas dikenal sebagai “buble hair,” yang terbentuk ketika rambut lembab dipanaskan, akibat pembentukan uap dan keratin terhidrolisis.
3.Prosedur Kimiawi Tidak Ahli: Perawatan kimiawi dirancang untuk menyebabkan perubahan permanen pada struktur serat rambut, biasanya untuk merubah warna bentuk serat rambut. Sebagai contoh, baru-baru ini ditemukan bahwa pewarna rambut oksidatif standar bisa mengarah pada kehilangan lapisan asam lemak yang terikat ke permukaan rambut (lapisan-F), sehingga mentransformasi rambut dari kondisi hidrofobik alaminya menjadi bersifat hidrofil. Jika digunakan tanpa keahlian tinggi, proses-proses kimiawi mampu menyebabkan kerusakan struktural pada serat rambut itu sendiri.
Peranan produk-produk kosmetik dalam perawatan holistik masalah-masalah rambut
Apakah penyebab mendasar masalah rambut disebabkan oleh kerontokan rambut, abnormalitas serat rambut bawaan, atau keterpaparan lingkungan berlebih, penggunaan produk-produk kosmetik yang tepat bisa memiliki peranan penting dalam setiap strategi perawatan. Secara umum, produk-produk kosmetik rambut bisa dibagi menjadi dua kelompok utama yaitu: produk yang menghasilkan perubahan sementara pada rambut (seperti shampo, perawatan pengkondisian, atau bantuan styling), dan yang menghasilkan perubahan permanen terhadap sifat-sifat helai rambut (seperti., warna permanen, ombak permanen, dan relaxer).
Produk-produk yang menghasilkan perubahan sementara pada rambut
Produk-produk ini sampai sekarang merupakan tipe produk perawatan rambut yang paling umum, dan digunakan oleh kebanyakan individu. Ketika dihadapkan pada pasien yang mengalami masalah rambut, seringkali membantu untuk memastikan apakah mereka sedang menggunakan produk yang paling sesuai dari berbagai produk komersial yang tersedia. Untuk alasan ini, cukup bermanfaat bagi para dermatologist untuk memahami produk-produk ini secara lebih rinci.
Shampo
Shampo yang lazim terdiri dari tiga komponen utama: surfaktan untuk pembersihan, bahan aktif pengkondisi untuk melindungi serat rambut dan memberikan manfaat kosmetik, dan pemodifikasi estetik dan stabilitas untuk memastikan pengalaman penggunaan yang menyenangkan dan stabilitas produk. Kegunaan utama produk-produk seperti ini adalah untuk membersihkan serat-serat rambut, menghilangkan sebum residual bersama dengan komponen pengkondisi atau styling dari perawatan sebelumnya. Akan tetapi, dengan fakta bahwa kebanyakan shampo mengandung beberapa unsur pengkondisi, penting agar pasien memilih produk yang tepat. Pasien-pasien yang mengalami penipisan rambut harus memilih produk-produk yang memiliki kadar zat pengkondisi yang relatif rendah (biasanya dipasarkan dengan label “extra volume”). Ini akan menghasilkan pembersihan yang diperlukan, menyebabkan rambut tetap berkilau dan tidak memberatkan rambut. Akan tetapi, pasien-pasien yang mengalami kerusakan parah akibat faktor lingkungan harus memilih shampo yang memiliki kadar zat pengkondisi yang jauh lebih tinggi (sering dipasarkan dengan label two-in-one). Produk-produk ini akan memastikan tingkat perlindungan yang jauh lebih tinggi, dan juga akan membantu rambut mendapatkan kembali kenampakannya dan perasaan rambut yang kurang rusak, seperti tingkat kilau dan kehalusan yang lebih tinggi.
Perawatan-perawatan pengkondisian
Perawatan-perawatan ini dirancang untuk memberikan satu atau lebih fungsi berikut: kemudahan menyisir rambut saat basah dan kering, kehalusan, meminimalisir porositas, kilau yang meningkat, perlindungan terhadap kerusakan termal dan mekanis, dan penghilangan elektrisitas statis. Untuk mencapai manfaat-manfaat ini, perawatan-perawatan pengkondisian mengandung perpaduan kompleks dari berbagai tipe komponen, yang terdeposisi pada permukaan serat rambut. Manfaat bagi serat rambut bisa dikaitkan dengan tipe dan kadar komposisi yang terdapat dalam formulasi. Tipe komposisi utama yang digunakan adalah silikon (untuk keteraturan dan kehalusan yang meningkat), alkohol berlemak (untuk membantu ketahanan kelembaban dan kehalusan), polimer kationik (untuk membantu mengurangi muatan listrik statis), dan surfaktan kation.
Ketika dideposisi pada permukaan serat rambut, komponen-komponen ini membantu menata dan menghaluskan ujung-ujung kutikular yang kasar dan mengurangi gesekan permukaan rambut. Tatanan serat-serat rambut yang meningkat akan membantu merestorasi sentuhan halus dan kenampakan berkilau dari rambut yang tidak mengalami kerusakan akibat faktor lingkungan. Mungkin yang lebih penting, dengan mengurangi gesekan permukaan, kondisioner juga bisa meningkatkan kemudahan penyisiran rambut baik saat basah maupun kering yang mana bisa membantu mencegah kerusakan mekanis lebih lanjut dan percabangan rambut yang tidak diinginkan.
Manfaat perawatan pengkondisian bisa diukur dalam pengujian laboratorium, yang dirancang untuk menstimulasi perawatan rambut harian normal secara rutin. Gelombang rambut manusia (rambut coklat Eropa/yang tidak rusak) mengalami pencucian berkali-kali, pengeringan, dan prosedur styling pada kondisi-kondisi standar. Setelah beberapa siklus perlakuan, rambut diperlakukan dengan shampo dan kondisioner dibandingkan dengan rambut yang diperlakukan dengan formula shampo kontrol. Rambut dianalisis secara visual menggunakan mikroskop elektron scanning, dan juga menggunakan penurunan berat rambut sebagai ukuran perlindungan dari percabangan. Hasil dari pengujian ini ditunjukkan pada Tabel 1. Tidak hanya gelombang rambut dengan perawatan pengkondisian yang menunjukkan pengurangan berat yang lebih sedikit akibat percabangan, tetapi serat rambut itu sendiri menunjukkan lebih sedikit kerusakan.
Disamping itu, penelitian-penelitian terbaru telah menggunakan teknik-teknik yang lebih canggih untuk memeriksa efek komposisi pengkondisian pada tingkat-mikro. Mikroskop atom menunjukkan bahwa komposisi perawatan pengkondisi bekerja dengan mengurangi gaya gesek di permukaan serat rambut, khususnya pada ujung-ujung kutikel yang meningkat.
Pada saat memberikan nasihat kepada pasien yang mengalami masalah rambut tentang pilihan perawatan pengkondisi yang paling cocok, aturan-aturan serupa berlaku seperti pada penggunaan shampo. Sebetulnya banyak pasien dengan penipisan rambut yang sering takut menggunakan perawatan pengkondisi, yang mereka rasa akan memperburuk masalahnya. Orang-orang ini harus memilih produk yang mengandung kadar pengkondisi keseluruhan yang lebih rendah, yang akan memastikan bahwa mereka mendapatkan perlindungan yang mereka perlukan tanpa overloading serat rambut.
Akan tetapi, pasien-pasien yang mengalami kerusakan parah pada serat rambutnya harus memilih perawatan pengkondisian yang lebih intensif (termasuk yang disebut perawatan “leave-on”). Produk-produk ini akan mendeposisi jumlah senyawa aktif pengkondisi yang diperlukan pada permukaan serat rambut untuk memperbaiki kenampakan dan rasanya di kepala, disamping juga memberikan perlindungan dari kerusakan lebih lanjut akibat faktor lingkungan.
Terakhir, kemajuan-kemajuan terbaru dalam memahami serat rambut telah mengarah pada penemuan produk-produk yang sangat cocok untuk digunakan pada rambut yang telah dirubah warnanya. Ini penting karena proses pewarnaan oksidatif menghilangkan lapisan lipid yang terikat secara alami pada rambut (lapisan-F), sehingga menghasilkan perubahan sifat serat rambut secara signifikan. Produk-produk ini sering mengandung surfaktan-surfaktan kationik (seperti stearamidopropildimetilamin atau SAPDMA), yang dirancang untuk terdeposisi pada permukaan yang jauh lebih hidrofilik dari rambut yang diwarnai, merestorasi kondisi hidrofob alami rambut, dan menyerupai sifat lapisan-F.
Produk-produk styling
Produk-produk styling bisa digunakan untuk mentransformasi kenampakan rambut lebat secara sempurna – dan bisa bermanfaat khusus dalam membantu pasien yang mengalami penipisan rambut. Produk-produk ini mengandung polimer styling (seperti Vinyl Pyrrolidon (PVP)/Vinyl Asetat Copolymer (VA)) yang dirancang untuk membentuk sambungan antar serat-serat rambut, untuk mempertahankan gaya rambut pada tempatnya (Gbr. 2). Disamping itu, beberapa produk styling juga mengandung sedikit komponen pengkondisi untuk membantu memberikan perlindungan selama proses styling (seperti silikon). Produk-produk ini bisa memberikan manfaat signifikan bagi pasien-pasien yang mengalami penipisan rambut, dengan styling mousses dan hairsprays yang membantu membentuk kenampakan rambut lebat yang lebih sempurna. Akan tetapi, ketika menggunakan produk-produk styling, hasil akhirnya adalah kombinasi pilihan produk dan teknik yang terlibat. Untuk alasan inilah kunjungan ke stylist rambut untuk meminta nasihat bisa membantu pasien yang mengalami penipisan jelas, atau perubahan berlebihan karena faktor lingkungan.
Produk-produk yang menghasilkan perubahan permanen pada rambut
Banyak produk di pasaran yang bisa digunakan untuk merubah sifat-sifat serat rambut secara permanen. Ini mencakup produk-produk seperti ombak permanen, bleaches, pewarna, dan relaxer. Sejauh ini, produk yang paling umum dari tipe ini adalah pewarna rambut permanen, yang mencakup bleaches dan highlights. Produk-produk ini umumnya menggunakan hidrogen peroksida alkalin dan amonia (pH 9-10), dan bekerja dengan melepaskan pigmen dari korteks, sambil pada saat yang bersamaan membentuk warna-warna permanen pada seluruh serat rambut. Penggunaan pewarna rambut cukup umum dikalangan orang-orang pada tahap pertama penipisan rambut, karena proses pewarnaan kelihatannya memiliki imbas positif terhadap volume kelebatan rambut.
Seperti halnya dengan semua produk yang menghasilkan perubahan permanen pada serat rambut, unsur kimiawi yang terlibat dalam cukup kompleks dan jika digunakan dengan tidak tepat bisa menghasilkan modifikasi signifikan terhadap serat rambut (Harrison dkk., 2004). Akan tetapi, jika pasien mengikuti instruksi produsen produk dengan cermat, atau mengunjungi salon terdekat, mereka bisa mencapai perubahan signifikan untuk kenampakan rambut mereka secara keseluruhan, sehingga mengarah pada peningkatan kepercayaan diri dan kualitas hidup mereka.
Kesimpulan
Tahapan pertama untuk mengatasi masalah rambut adalah dengan mengidentifikasi penyebab mendasar dari masalah tersebut – dan dokter memiliki banyak teknik diagnostik yang tersedia sekarang ini. Ketika kondisi yang mendasar telah ditentukan peranan dokter selanjutnya adalah memberikan strategi perawatan yang paling cocok. Lebih penting lagi, disamping intervensi medis, produk-produk kosmetik juga menjadi bagian tak terpisahkan dari rencana perawatan holistik, yang meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas hidup pasien.
Shampoo menjadi dasar setiap resimen perawatan rambut, dengan membersihkan serat rambut dari setiap material residual dan memberikan proteksi ringan terhadap kerusakan akibat faktor lingkungan. Perawatan pengkondisian telah ditunjukkan memberikan perbaikan langsung dari segi kenampakan, perasaan, dan perilaku serat rambut, disamping juga memberikan perlindungan dari kerusakan lebih lanjut akibat faktor lingkungan. Terakhir, produk-produk pewarna rambut dan styling bisa digunakan untuk memberikan perubahan signifikan bagi kenampakan rambut, paling umum dari segi kesempurnaan penampilan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar