| UKM Indonesia Masih Optimis | | | |
| | |
| JAKARTA, DEKOPIN – Dari hasil Asia Pacific Small Business Confidence Survey yang dilakukan oleh HSBC, menyimpulkan bahwa sebagain besar Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia tidak akan mem-PHK para karyawannya. Terlebih kenyataan tersebut berada apda situasi ekonomi yang tidak menentu. "71 persen UKM di Indonesia tidak memiliki rencana untuk melepas karyawan mereka pada tahun ini, bahkan 23 persen dari mereka masih berencana menambah karyawannya," sebut Head of Small and Medium Enterprise HSBC Indonesia Stephen Miller di Jakarta, (17/07/08). Miller mengatakan, hal ini menunjukan barometer positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Sebanyak 43 persen IKM berpandangan optimis terhadap perkembangan ekonomi. Dari Jumlah tersebut, 23 persennya diantaranya melihat pertumbuhan akan stabil, 10 persen percaya akan adanya pertumbuhan moderat dalam 6 bulan ke depan, dan 8 persen UKM mengharapkan pertumbuhan lebih dari 4 persen. Survey itu juga menyebutkan, 39 persen ULM Indonesia akan tetap konsisten pada rencana investasi mereka, dan 38 persen lainnya berencana meningkatkan investasi. Survei ini mencakup 3.000 UKM di 10 negara dan kawasan termasuk Indonesia, Hong Kong, China, Taiwan, Bangladesh, Singapura, India, Vietnam, Korea dan Malaysia. Di Indonesia hanya di Jakarta saja yang disurvei dengan 300 responden. "Atas pertimbangan, UKM banyak tersebar di Jakarta, mungkin tahun-tahun depan akan dilakukan dibeberapa kota lain," ungkap Stephen. Survei ini juga menunjukkan bahwa India merupakan negara yang paling optimistis terhadap pertumbuhan ekonominya dalam 6 bulan ke depan. Kemungkinan hal tersebut disebabkan oleh kondisi politik yang membaik. Sedangkan Vietnam negara yang kurang percaya bahwa kondisi perekonomian di tahun 2008 ini akan tetap tenang. Sementara di Korea dengan tingginya ketidakpastian ekonomi dan situasi politik juga mengurangi optimisme UKM di negara ginseng itu. (KCM) |




Tidak ada komentar:
Posting Komentar